JAKARTA — Puri Delta Asri meraih penghargaan sebagai *The Best Affordable Housing in Central Java* pada Indonesia Property and Bank Award XX 2026 di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait & BP Tapera
Ajang yang memasuki penyelenggaraan ke-20 tahun ini mengusung tema “Akselerasi Properti dan Pembiayaan Berkelanjutan untuk Ketahanan Nasional” dan digelar dalam rangkaian Danantara Housing Expo 2026. Penghargaan diberikan setiap tahun sebagai apresiasi kepada pengembang, perbankan, serta pelaku pembiayaan perumahan yang dinilai berdedikasi terhadap pembangunan di Indonesia.
Puri Delta Asri dinilai layak menyandang gelar tersebut atas konsistensinya menghadirkan hunian berkualitas dengan harga paling terjangkau di Jawa Tengah. Penilaian mencakup kualitas bangunan, keterjangkauan harga, serta komitmen pengembang dalam menyediakan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)
Presiden AREA Indonesia sekaligus CEO Jurnalis Media Network Indra Utama mengatakan sektor perumahan tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga berdampak luas pada perekonomian, penyerapan tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat.
“Ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun harapan masyarakat, Tidak ada satu pengembang, tidak ada satu asosiasi, tidak ada satu bank. Untuk memajukan sektor perumahan kita membutuhkan superteam.” ujar Indra.
Maruarar menyampaikan apresiasi kepada pelaku usaha, perbankan, asosiasi, dan pemerintah daerah yang menjadi bagian dari ekosistem perumahan.
“Saya tanpa teman-teman ekosistem perumahan, baik pengembang, perbankan dan lainnya tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi dengan kalian semua, dengan kolaborasi, kita bisa melakukan sesuatu yang lebih besar untuk masyarakat,” ujarnya
Bagi Puri Delta Asri, penghargaan ini menjadi penanda bahwa segmen rumah subsidi tetap memiliki ruang tumbuh di tengah kenaikan harga tanah dan material bangunan. Pengembang di segmen ini dituntut menjaga keseimbangan antara harga jual yang tetap dapat dijangkau masyarakat dan standar mutu bangunan yang tidak dikorbankan.






